Activities with Nathan part 1
As a stay at home mom, saya merasa perlu banget punya aktifitas buat N. Apalagi sekarang N udah 19 bulan, udah bisa minta ini-itu walaupun belum secara spesifik. Aktifitas yang kita lakukan harus lebih terstrukur. PR banget kan… Tapi punya aktifitas buat N juga berarti kehidupan di rumah lebih teratur. Dan kehidupan yang teratur berarti anak yang gembira = mami yang ceria = suami yang ceria = keluarga bahagia. Hahaha. Gak segitunya sih, tapi berdasarkan pengalaman kalau gak ada yang dilakukan, N bakal bingung mau ngapain. Akhirnya mulai acak-acak dan cranky yang mengakibatkan saya jadi kesel dan curhat yang negatif sama suami. Ya begitulah siklusnya.
Jadi, untuk kehidupan berkeluarga yang lebih baik dan supaya N makin pintar, mari kita beraktifitas. Aktifitas yang saya bikin sama N selalu yang simpel dan menggunakan bahan yang ada di rumah. Idenya diambil dari banyak sekali sumber di Pinterest, blog lain dan mami-mami kreatif di Instagram. Bersyukur banget hidup di jaman informasi instan seperti ini. Tinggal klik-klik-klik, muncul deh ide-ide main sama anak.
Sebagai catatan, N sudah mulai gak mouthing (masukkin barang ke mulut) sejak sekitar umur 14 bulan. Jadi itu membuat saya yakin untuk ngasih barang-barang yang “riskan” untuk dimainkan. Seperti cat, manik-manik, tanah dan glitter. Sejak 18 bulan N mulai dikasih alat-alat dari keramik. Seperti minum dari gelas kaca. Mulai umur 19 bulan ini saya juga PD untuk minta N bantuin bawa piring kaca ke meja makan. So far so good BUT of course highly supervised. Saya melihat bahwa N bisa merasakan perbedaan berat antara benda kaca dan plastik / melamin. Tapi tetep aja sih deg-degan dan kalau saya gak yakin, ya saya ambil.
Semoga postingan ini juga bisa menginspirasi ya. Kalau butuh informasi lebih, message saya via comment
Waktu N mulai belajar merangkak, kami beli kolam renang plastik yang bawahnya dialasin karpet supaya lebih empuk. Kenapa kolam karet? Karena N bisa belajar merambat juga dan nanti bisa juga dipakai untuk berenang / main bola. Saat itu kami tinggal di apartemen kecil jadi seruang apartemen isinya kolam itu. Haha. Akhirnya kami selalu masuk ke kolam kalau main sama N.
Saat N udah mulai lancar merambat, N suka banget explore seisi rumah. Kegiatan favoritnya? Dorong-dorong kursi. Berisik banget tapi jadi ketauan dia ada di mana. N juga suka dorong galon air kosong kalau kami baru ganti galon. Serasa punya asisten kecil.
Kami juga suka ajak N main di taman. Waktu umur 11 bulan N masih jijik untuk menapak di rumput. Tapi.. itu bikin N belajar berdiri lebih lama karena dia berusaha keras untuk gak jatuh. Hehehe. Kegiatan favorit kami di taman selain main air di kolam karet? Main bubbles! Main bubbles juga memacu N untuk berdiri karena dia gemes mau menangkap bubbles.
Mulai umur 9 bulan, saya suka buatin sensory bag atau sensory bottle buat N. Foto di bawah ini adalah sensory bag yang dibuat pakai seal bag. Diisi air yang dikasih pewarna makanan dan ditambah potongan-potongan sedotan warna-warni. Kalau mau lebih aman, sisi bukaan kantongnya bisa dilakban. N suka banget mainan ini. Dipukul-pukul, digoyang-goyang.
Untuk ide sensory bag lain, bisa diisi dengan manik-manik atau glitter. Kalau sensory bottle, bisa menggunakan botol minuman bekas yang ukuran kecil, diisi dengan kacang-kacangan/beras untuk sensori pendengaran. Bisa juga diisi dengan air & pewarna makanan untuk sensori penglihatan.
Saat umur 11 bulan N menemukan main petak-umpet. Prinsipnya, if I can’t see you, you can’t see me. Jadilah main petak-umpet seperti foto di bawah ini.
Mainan lain yang kami suka adalah spider web seperti di bawah ini. Bikinnya sangat gampang dan bisa bikin N anteng selama 15 menit. Saat bangun tidur, N akan turun dari kasur dan main ini. Saat udah selesai (atau udah gak bisa), baru deh dia heboh bangunin kami. Barang-barangnya pakai apa aja yang ada di rumah. Mainan yang sederhana ini melatih kesabaran dan kecerdikan loh untuk bayi. Beberapa kali N kesel karena gak berhasil dan kami harus bantu. Trus dimasukkin lagi dan dia jadi penasaran. N juga belajar untuk koordinasi antara tangan kanan dan kiri.
Kami suka melibatkan N dalam kegiatan rumah sehari-hari. Yang jadi favorit N dari dulu sampai sekarang adalah menyiram tanaman. Tetep ya, yang berhubungan dengan air.
N bermain homemade playdough. Saat itu N masih mouthing jadi main playdough ini dengan pengawasan penuh. Sangking penasarannya, N sempet nyobain playdough ini. Hoekssss gak enak kan… hahaha. Saat itu saya biarkan N mencoba karena semua bahannya bisa dimakan walaupun gak untuk dimakan. N gak terlalu suka main playdough karena teksturnya yang baru untuk dia.
Saat N udah lancar jalan, kami ajak dia ke indoor playground dan oh boy, he’s one fearless baby. Manjat dan meluncur sendiri! Oh ya, kami selalu bawa dia ke playground on weekday supaya sepi dan gak perlu berebut main. Jauh lebih aman pula untuk N yang masih kecil. Oh iya, sejak umur 8 bulan (kalo gak salah) N udah bisa manjat turun dari sofa / tempat tidur dari bantuan. That saves a lot of bumps.
Kami sempat juga mengikuti Indonesia Montessori challenge. Salah satu challenge saat itu adalah pengenalan bentuk segitiga. Ini yang kami buat.
Main air
This is part 1 of the Nathan’s activities. More activities will follow


















Apakah kau mencari referinsi untuk setiap aktifitas apa yang dilakukan?